![]() | ![]() | ![]() |
SAAT ENGKAU MEMUTUSKAN MELAKSANAKAN NASEHATKU, MENGIKUTI PENGARAHAN KU DAN MENTERJEMAHKAN PESAN-PESANKU MENJADI PELAYANAN, SAAT ITULAH HARI KELAHIRANKU BAGIMU-Baba-


Selasa, 10 November 2009
Manusia merupakan bagian dari suatu komunitas. Manusia bagian dari alam. Alam adalah ciptaan Tuhan. Manusia tidak menyadari hubungan timbal balik ini. Saat ini manusia melupakan kewajibannya. Alam semesta merupakan suatu kesatuan yang terintegrasi dari bagian-bagian yang saling terkait. Ketika masing-masing melakukan kewajibannya, semua mendapatkan manfaatnya. Manusia hanya berhak untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya dan bukan hasil yang ditimbulkannya. Manusia adalah pemain sandiwara dari apa yang terjadi di alam., Manusia berusaha untuk mendapatkan hak-haknya, tetapi melupakan tanggung jawabnya. Adalah suatu kebodohan untuk memperjuangkan hak tanpa melakukan suatu kewajiban. Segala kekacauan dan konflik di dunia ini disebabkan karena manusia melupakan kewajibannya. Jika seseorang melaksanakan kewajibannya dengan benar, dunia ini akan damai dan sejahtera. Baba -*******Edisi Sebelumnya

Akhanda Bhajan Berakhir
Minggu, Nov 08, 2009 Akhanda bhajan terus berlangsung sepanjang malam dan pengeras suara dihidupkan lagi pada pukul delapan pagi ini. Swami datang menuju kedalam bhajan hall pukul sepuluh kurang seperempat. Beliau bergerak beberapa menit di Sai Kulwant Hall, lalu kembali kedalam bhajan hall, Berada disana sampai pukul setegah satu! Beliau kemudian kembali ke Yajur Mandir dan keluar lagi pukul setegah enam. Sekali lagi Beliau bergerak diatara para bhakta di Sai Kulwant Hall, lalu kembali ke bhajan aula sebelum pukul enam. Pada pukul enam, Beliau member isyarat bhajan untuk distop, Akhirnya Beliau menyuruh Arati sepuluh menit kemudian. Prasadam nasi asam dan nasi manis kemudian dibagikan kepada semua hadirin di atas piring dari daun, Swami pun ikut menyaksikannya. Beliau kemudian beriteraksi dengan beberapa guru wanita yang memimpin bhajan, memberi mereka kain sari, lalu memberi kain sari juga kepada beberapa laki-laki yang sudah menikah dari group bhajan tadi untuk istri mereka. Bercengkrama dengan mereka berlanjut selama lebih dari sesetengah jam, dan pada pukul 19:10 Bhagavan kembali ke Yajur Mandir, memberkati para bhakta disepanjang perjalanan Beliau kembali.
Akhanda Dimulai
Sabtu, Nov 07, 2009
Kemarin petang (6 Nov), Karnataka Education Minister berada di prashanti untuk mendapat darshan Swami. Global Akhanda bhajan selama 24 jam dimulai petang ini pada pukul enam. Hari ini juga merupakan hari ulang tahun Bhagavan dalam penanggalan Telugu. Swami datang untuk darshan pada pukul 16:20, Swami memanggil beberapa wanita dan menyuruh mereka ke bhajan hall. Beliau bergerakr dua kali di sisi wanita melakukan seleksi sebelum menyelesaikan putaran darshan. Beliau masuk ke dalam Bhajan Hall, Swami membagikan kain sari kepada semua wanita (yang dipilih tadi), yang berjumlah lebih dari lima puluh . Beliau kemudian pindah ke beranda dan sampai diatas mimbar selagi Mantram Vedic dikumandangkan.
Pukul setegah enam, Beliau masuk kedalam bhajan hall yang telah penuh untuk mempersiapakan Akhanda bhajan. Beriteraksi dengan beberapa guru dan mahasiswa di sana, Beliau bergerak diatara mereka dan berada di sana sampai hampir pukul enam, Beliau kemudian menyuruh bhajan untuk dimulai dan Beliau menyalakan lampu (jyotir) yang menyala selama 24 jam. Pukul setegah tujuh,Beliau kembali ke tempat kediamanNya, Beliau kembali lagi ke bhajan hall pukul delapan kurang seperempat. Sekali lagi Beliau memberkati penampilan para penyanyi di bhajan hall, lalu bergerak diatara mereka dan melakukan putaran di Sai Kulwant Hall juga. Akhirnya, pukul Sembilan kurang seperempat Beliau kembali ke Yajur Mandir. Dan dari pukul sembilan, bhajan terus berlangsung tanpa mikrofon.
Kemarin petang (6 Nov), Karnataka Education Minister berada di prashanti untuk mendapat darshan Swami. Global Akhanda bhajan selama 24 jam dimulai petang ini pada pukul enam. Hari ini juga merupakan hari ulang tahun Bhagavan dalam penanggalan Telugu. Swami datang untuk darshan pada pukul 16:20, Swami memanggil beberapa wanita dan menyuruh mereka ke bhajan hall. Beliau bergerakr dua kali di sisi wanita melakukan seleksi sebelum menyelesaikan putaran darshan. Beliau masuk ke dalam Bhajan Hall, Swami membagikan kain sari kepada semua wanita (yang dipilih tadi), yang berjumlah lebih dari lima puluh . Beliau kemudian pindah ke beranda dan sampai diatas mimbar selagi Mantram Vedic dikumandangkan.
Pukul setegah enam, Beliau masuk kedalam bhajan hall yang telah penuh untuk mempersiapakan Akhanda bhajan. Beriteraksi dengan beberapa guru dan mahasiswa di sana, Beliau bergerak diatara mereka dan berada di sana sampai hampir pukul enam, Beliau kemudian menyuruh bhajan untuk dimulai dan Beliau menyalakan lampu (jyotir) yang menyala selama 24 jam. Pukul setegah tujuh,Beliau kembali ke tempat kediamanNya, Beliau kembali lagi ke bhajan hall pukul delapan kurang seperempat. Sekali lagi Beliau memberkati penampilan para penyanyi di bhajan hall, lalu bergerak diatara mereka dan melakukan putaran di Sai Kulwant Hall juga. Akhirnya, pukul Sembilan kurang seperempat Beliau kembali ke Yajur Mandir. Dan dari pukul sembilan, bhajan terus berlangsung tanpa mikrofon.
Hampir sepekan Swami mengunjungi Pune untuk peresmian Pandurangga Ksetra, Dharsan, Wacana dan pastinya sejumlah pertunjukkan dihadapan Swami, semua liputan tersebut bisa pada gambar dibawah ini


| Selanjutnya | Selanjutnya |
| Selanjutnya | Selanjutnya |


Banyak orang berkhotbah mengenai pengetahuan Brahman,
Tetapi tidak ada yang menyadarinya dalam kenyataan.
Sesungguhnya perkataan Sai adalah kebenaran.
( Puisi bahasa Telugu ).
Tetapi tidak ada yang menyadarinya dalam kenyataan.
Sesungguhnya perkataan Sai adalah kebenaran.
( Puisi bahasa Telugu ).
Perwujudan kasih!
Hati setiap putra Bhaarat ( yaitu orang India atau mereka yang mengikuti sanaatana dharma ) murni dan mantap. Mereka percaya bahwa setiap benda di dunia bersifat ketuhanan. Keyakinan ini didasarkan pada pernyataan Veda yang sangat luhur seperti, “Sarvam khalvidam Brahma,” artinya ‘sesungguhnya semua ini adalah ( perwujudan ) Tuhan’, “Sarvam Vishnumayam jagat” ‘seluruh dunia ini diliputi Tuhan’ dan “Ishavasyamidam sarvam,” ‘Tuhan berada dalam segala sesuatu’. Aneka pernyataan Veda ini mengemukakan kebenaran yang abadi. Kebudayaan para putra Bhaarat penuh dengan ajaran semacam itu. Akan tetapi, kini jumlah orang-orang yang mengamalkan ajaran suci semacam itu semakin merosot. Banyak orang mengatakan bahwa Tuhan ada di mana-mana, tetapi mereka tidak benar-benar mempercayainya dan tidak berusaha menyadarinya.... .......................Selanjutnya
Baca Juga :
Wacana Dasara 1999 hari - 2
Wacana Dasara 1999 hari -3
Wacana Dasara 1999 hari -4
Wacana Dasara 1999 hari- 5




Rabu, 11 November 2009
Santhi (Kedamaian) juga dapat diartikan sebagai kasih sejati kepada Tuhan, kepada Kebenaran itu sendiri dan kepada dharma yang sejati (Tindakan yang Benar). Dengan demikian, hal itu akan membuka kesadaran bahwa Tuhan adalah satu-satunya tujuan. Berpeganglah dengan teguh pada harapan untuk mendapatkan kesadaran Tuhan pada kehidupanmu sekarang ini. Tetaplah tidak terpengaruh oleh hawa nafsu atau keserakahan, oleh kesenangan dan penderitaan, pujian dan celaan atau hal-hal bertolak belakang yang lainnya. Hanya kesungguhan semacam ini sajalah yang akan membawamu pada Kesadaran Sejati. -Divine Discourse, Prasanthi Vahini*******Edisi Sebelumnya










![[IMG_3726.jpg]](http://3.bp.blogspot.com/_M85n7pqhPEA/SpCPZMIgzvI/AAAAAAAAH_8/pwDevIJ4Wig/s1600/IMG_3726.jpg)



